Daftar isi
Ringkasan cepat
- Editing video Rp100.000 per video, minimum 30 video per batch
- Video animasi dihitung terpisah, Rp200.000 per video dengan minimum 25 video
- Audio dinormalkan antar klip, karena volume naik turun membuat penonton berhenti
- Subtitle dibakar ke gambar, bukan diserahkan ke subtitle otomatis platform
- Ekspor per platform: 9:16 untuk Reels dan TikTok, 16:9 untuk YouTube dan website
- Lima video pertama dikirim lebih dulu untuk mengunci gaya sebelum sisa batch dipotong
Apa yang sebenarnya dikerjakan dalam satu video
Editing sering dibayangkan sebagai membuang bagian yang jelek. Yang menghabiskan waktu justru memutuskan urutan. Rekaman 40 menit dari satu hari pengambilan gambar biasanya menyisakan 30 detik yang dipakai, dan 30 detik itu tetap butuh pembuka, isi, dan penutup yang masuk akal bagi orang yang belum tahu soal brand Anda.
Urutan kerjanya juga bukan selera. Sinkronisasi audio dan gambar, potongan kasar untuk menguji alurnya, audio dirapikan, baru warna, baru teks, ekspor paling akhir. Alasannya praktis: subtitle yang dipasang sebelum potongan dikunci harus digeser ulang tiap kali durasi klip berubah, dan menyamakan warna lima belas klip yang separuhnya dibuang adalah pekerjaan yang dibayar dua kali.
Kesalahan teknis yang paling sering lolos ke tayang
Video yang terasa murah jarang disebabkan kurangnya efek. Biasanya penyebabnya satu dari kesalahan teknis yang selalu sama, dan semuanya lolos karena editor video memeriksa hasilnya di laptop dengan speaker bagus, sementara penontonnya memakai ponsel di tempat ramai.
Yang paling mahal dari daftar ini adalah ekspor berulang. Berkas hasil ekspor dibuka lagi untuk mengubah satu kata, diekspor ulang, dan itu terjadi empat kali. Kompresi menumpuk setiap kali, muncul sebagai bercak kotak di area gelap dan tepi teks yang berbulu. Kerusakannya tidak bisa diperbaiki belakangan, jadi batch tanpa berkas proyek nilainya lebih rendah daripada yang terlihat.
- Frame rate campur: klip 60 fps ditempel ke timeline 30 fps tanpa konversi, gerakan panning jadi tersendat
- Audio tidak rata: satu klip keras, klip berikutnya nyaris tidak terdengar, penonton mengecilkan volume lalu kehilangan kalimat setelahnya
- Subtitle masuk area antarmuka: tepi bawah Reels dan TikTok tertutup caption, nama akun, dan tombol
- Warna tidak nyambung: satu shot kebiruan karena lampu neon, shot berikutnya kekuningan, padahal satu ruangan
- Musik tanpa lisensi jelas: audio dimatikan platform setelah beberapa minggu dan jangkauan yang terkumpul ikut hilang
Cara memeriksa hasil editing tanpa software apa pun
Pemilik brand tidak perlu bisa mengoperasikan software editing untuk menilai apakah video layak tayang. Pemeriksaan yang paling sering dilewat adalah menonton ulang tanpa suara, karena sebagian penonton membuka video dengan ponsel dalam mode senyap. Kalau isinya tidak bisa diikuti tanpa audio, yang kurang bukan musiknya tapi teks di layar, dan perbaikannya biasanya cukup satu baris subtitle di tempat yang benar.
Pemeriksaan ukuran berkas juga murah dan jujur, selama angkanya dibaca sebagai perkiraan. Pada bitrate sekitar 8 sampai 12 Mbps, video vertikal 30 detik di 1080p biasanya mendarat di kisaran 8 sampai 25 MB, dan rentang itu bergeser kalau gambarnya banyak gerak atau bitratenya diubah. Yang perlu dicurigai adalah angka yang jauh di luar kisaran itu: di 2 MB gambarnya sudah dihancurkan kompresi dan terlihat di area gelap, sementara di 300 MB berkasnya belum dioptimalkan lalu dikompres ulang platform dengan hasil yang tidak bisa Anda kendalikan.
- Tonton di ponsel dengan volume setengah, bukan di laptop dengan speaker eksternal
- Hitung tiga detik pertama: kalau belum ada alasan untuk bertahan, pembukanya perlu diganti
- Jeda di lima titik acak, pastikan semua teks jauh dari tepi bawah dan tepi kanan layar
- Bandingkan dua video berurutan dari satu batch: warna, ukuran teks, dan volume harus terasa sama
Editing reels dan video pendek punya aturan sendiri
Video pendek bukan video panjang yang dipotong. Perbedaan terbesarnya bukan durasi, tapi kenyataan bahwa penontonnya tidak memilih video itu. Mereka sedang menggulir, video Anda muncul, dan keputusan bertahan diambil dalam dua sampai tiga detik. Karena itu pembuka tidak dipakai untuk logo atau salam, bagian itu boleh muncul di akhir.
Formatnya 9:16 pada 1080 kali 1920 piksel, dan area aman untuk teks jauh lebih kecil daripada kanvasnya. Tepi bawah tertutup caption dan tombol, tepi kanan tertutup tombol suka, komentar, dan bagikan. Jadi teks penting diletakkan di sepertiga tengah, dan subjeknya dijaga di area itu sejak pengambilan gambar, bukan diselamatkan dengan crop. Durasi mengikuti isinya: satu gagasan tuntas dalam 18 detik lebih baik daripada ditarik sampai 45 detik.
Kenapa minimum 30 video, dan bagaimana batch dikerjakan
Tarif Rp100.000 per video untuk edit video konten hanya mungkin kalau keputusan gayanya dibuat satu kali lalu dipakai 30 kali. Yang lama pada video pertama bukan memotong, tapi menetapkan font subtitle dan ukurannya, posisi teks di area aman, warna dasar, pola potongan, dan level audio akhir. Begitu lima hal itu terkunci, video kedua sampai ketiga puluh jalan jauh lebih cepat.
Alurnya begini: Anda mengirim rekaman mentah beserta urutan prioritas, kami mencatat materinya dan memotong lima video pertama untuk persetujuan gaya. Setelah disetujui, sisanya dikirim bertahap supaya jadwal unggahan tidak menunggu seluruh batch. Sebagai contoh pembagian saja, bukan data klien, satu batch 30 video biasanya dibagi jadi penjelasan layanan, testimoni singkat, dan potongan aktivitas harian, dan porsi tiap jenis Anda tentukan sendiri sebelum pemotongan dimulai.
Layanan konten dan media Metanotech beserta minimum pemesanannya
| Layanan | Harga | Minimum | Paling cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Video editing | Rp100.000 per video | 30 video | Rekaman yang sudah ada dan perlu jadi konten rutin |
| Video animasi | Rp200.000 per video | 25 video | Produk atau proses yang tidak bisa direkam kamera |
| Desain poster | Rp75.000 per post | 60 post | Pengumuman dan promo yang tidak butuh gerak |
| Social media management | Rp2.500.000 per bulan | 3 bulan | Brand yang butuh jadwal dan caption, bukan hanya berkas video |
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa biaya jasa edit video di Metanotech?
Biaya editing video di Metanotech Rp100.000 per video dengan minimum pemesanan 30 video. Tarif itu bisa ditahan karena keputusan gaya seperti font subtitle, posisi teks, warna dasar, dan level audio dibuat satu kali lalu dipakai untuk seluruh batch.
Apakah saya harus menyediakan rekaman sendiri?
Rekaman mentah biasanya datang dari klien, dan untuk sebagian besar brand rekaman ponsel yang stabil dengan cahaya cukup sudah memadai. Kalau rekamannya belum ada, pengambilan gambar dibahas sebagai pekerjaan terpisah, bukan dimasukkan ke tarif Rp100.000 per video yang hanya mencakup pasca produksi.
Berapa lama satu batch 30 video selesai?
Lama pengerjaan satu batch 30 video bergantung pada jumlah rekaman mentah yang masuk dan seberapa cepat lima video pertama disetujui. Sisa batch ditahan sampai persetujuan gaya pada lima video pertama turun, yaitu font subtitle, posisi teks di area aman, warna dasar, dan level audio, karena mengubah font subtitle setelah 30 video selesai berarti mengulang 30 ekspor. Jadwal pastinya dikunci setelah rekaman mentah diterima dan dihitung bersama di grup WhatsApp, bukan dijanjikan sebelum materinya dilihat.
Apa bedanya editing video dengan video animasi?
Editing video bekerja dari rekaman yang sudah ada: memilih potongan, merapikan audio, menyamakan warna, memasang subtitle, lalu mengekspor. Video animasi tidak punya rekaman sama sekali, jadi setiap objek dan geraknya digambar dari nol, dan harganya Rp200.000 per video dengan minimum 25 video.
Bagaimana cara tahu hasil editing sudah benar secara teknis?
Pemeriksaan tercepat dilakukan di ponsel: tonton dengan volume setengah, lalu tonton ulang tanpa suara untuk memastikan isinya masih bisa diikuti. Setelah itu jeda di beberapa titik dan pastikan semua teks jauh dari tepi bawah dan tepi kanan, karena area itu tertutup antarmuka Reels dan TikTok.
Apakah editing video bisa digabung dengan pengelolaan sosial media?
Pengelolaan sosial media tersedia sebagai layanan terpisah seharga Rp2.500.000 per bulan dengan minimum 3 bulan, mencakup jadwal, caption, dan pengelolaan akun. Batch editing 30 video memberi bahan tayangnya, sementara pengelolaan sosial media memutuskan kapan video itu diunggah.





