Metanotech Logo
Metanotech Logo

Ada rencana proyek? Mari diskusikan.

Hubungi Kami

Berdasarkan Industri

Jasa Pembuatan Website Sekolah

Website sekolah dinilai dari satu hal, apakah orang tua bisa menemukan jadwal PPDB, biaya masuk, dan cara mendaftar tanpa chat admin lebih dulu. Metanotech mengerjakannya sebagai website company profile mulai Rp3.000.000 per tahun, siap 7 sampai 14 hari kerja, sampai 50 halaman, termasuk hosting, SSL, server, dan revisi tanpa batas satu tahun. Yayasan dengan beberapa jenjang memakai Website SEO mulai Rp5.000.000 per tahun.

Konsultasi Gratis
Halaman PPDB website sekolah di layar ponsel menampilkan jadwal gelombang pendaftaran dan rincian biaya masuk
Daftar isi

Ringkasan cepat

  • Website company profile sekolah mulai Rp3.000.000 per tahun, siap 7 sampai 14 hari kerja, sampai 50 halaman
  • Halaman PPDB sebaiknya tayang September sampai Desember, sebelum pertanyaan orang tua naik
  • Yayasan TK sampai SMA memakai Website SEO mulai Rp5.000.000 per tahun, satu halaman per jenjang, 150 halaman
  • Pendaftar baru dikirim ke grup WhatsApp panitia, bukan ke email sekolah yang jarang dibuka di jam pelajaran
  • Tagihan SPP, absensi, dan perpustakaan jadi modul aplikasi Rp5.000.000 per modul per tahun, server termasuk
  • Hosting, SSL, server, grup WhatsApp, dan revisi tanpa batas satu tahun termasuk. Domain dibeli terpisah atas nama sekolah

Satu musim PPDB menentukan pemasukan satu tahun ajaran

Pemasukan sekolah tidak datang merata sepanjang tahun. Pertanyaan orang tua naik sekitar November sampai Januari, keputusan dibuat Februari sampai Juni, lalu setelah tahun ajaran berjalan halaman PPDB hampir tidak dibuka siapa pun. Jendela itu pendek dan tidak bisa diulang tahun ini.

Karena itu tanggal pengerjaan lebih menentukan daripada pilihan warna. Company profile butuh 7 sampai 14 hari kerja ditambah waktu mengumpulkan isi, jadi sekolah yang baru mulai di bulan Mei sudah kehilangan separuh musim. Panitia PPDB juga guru yang mengajar penuh, jadi pendaftar dikirim ke grup WhatsApp panitia, bukan ke email sekolah.

Yang mencari sekolah adalah orang tua, dan katanya berbeda

Yang mengetik di kolom pencarian hampir selalu orang tua, bukan calon murid. Pencariannya malam hari dari ponsel, sering sambil membandingkan dua atau tiga sekolah di grup WhatsApp. Katanya menggabungkan jenjang, ciri khas, dan kota, misalnya sd islam terpadu di cibinong atau biaya masuk smp swasta depok.

Kelompok kedua adalah orang tua murid yang sudah terdaftar dan mencari pengumuman, kalender akademik, serta informasi pembayaran. Kelompok ketiga alumni yang butuh legalisir ijazah. Kelompok keempat asisten Artificial Intelligence yang ditanya sekolah akreditasi A di satu kecamatan, lalu tidak menemukan apa pun karena akreditasi dan NPSN sekolah hanya ada di dalam gambar.

  • Jenjang dan ciri: sd islam terpadu, smp full day, smk jurusan tkj
  • Biaya: biaya masuk, uang pangkal, spp bulanan, beasiswa prestasi
  • Jadwal: jadwal ppdb, gelombang pendaftaran, tes masuk, pengumuman kelulusan
  • Merek: nama sekolah ditambah ppdb, biaya, alamat, atau akreditasi

Biaya yang disembunyikan membuat nomor tata usaha berbunyi sepanjang hari

Satu pertanyaan mengisi hampir semua chat yang masuk, biaya masuknya berapa. Banyak sekolah menahan angka itu karena takut dibandingkan sekolah sebelah, lalu memaksa semua orang tua menghubungi admin lebih dulu. Tata usaha habis waktu menjawab pertanyaan yang sama, dan orang tua yang tidak mau chat pindah ke sekolah yang angkanya kelihatan.

Angkanya juga tidak pernah rahasia. Orang tua bertukar nominal di grup mereka sendiri, jadi yang disembunyikan tetap beredar tanpa penjelasan sekolah. Kalau yayasan belum siap memasang angka pasti, rentang per jenjang beserta keterangan apa yang menaikkannya sudah cukup menyaring pendaftar.

  • Uang pangkal dan apakah boleh dicicil
  • SPP per bulan untuk tiap jenjang
  • Biaya seragam, buku, dan kegiatan tahunan
  • Keringanan kakak beradik, beasiswa prestasi, dan kuota per kelas

Formulir PPDB diisi di ponsel, dengan foto kartu keluarga

Pendaftaran online hampir selalu diisi dari ponsel, dan dokumennya difoto, bukan dipindai. Akta, kartu keluarga, dan rapor masuk sebagai hasil kamera, berukuran besar dan sedikit miring. Formulir yang menolak file besar atau hanya menerima PDF membuat pendaftar berhenti di tengah lalu kembali bertanya lewat chat.

Tanggal tes dan wawancara dipilih dari kalender, bukan ditulis bebas, supaya panitia tidak menerima dua puluh tanggal dengan dua puluh format. Tiap pendaftar mendapat nomor pendaftaran otomatis dan bisa melihat statusnya sendiri, dari terdaftar, tes, wawancara orang tua, diterima, sampai lunas. Halaman status itu memotong chat yang menanyakan sudah diterima atau belum.

Fitur yang dipakai sekolah, dan yang hanya menambah tagihan

Sekolah sering ditawari sistem yang sudah ada versi gratisnya atau sudah wajib diisi di tempat lain. Membangun ruang belajar online dari nol padahal guru nyaman dengan kelas digital gratis, atau membuat ulang data pendidikan yang memang diisi di sistem pemerintah, biasanya berakhir sebagai menu yang tidak pernah dibuka.

Yang terlewat justru bagian murah. Akreditasi dan NPSN sebagai teks, kalender akademik satu tahun, daftar guru beserta pendidikan terakhirnya, satu halaman per jurusan dan per ekstrakurikuler, serta galeri kegiatan yang diberi tanggal. Bagian inilah yang dibaca orang tua sebelum memutuskan dan yang bisa dikutip mesin pencari.

  • Dibutuhkan: jadwal gelombang PPDB dengan tanggal yang benar, bukan tanggal tahun lalu
  • Dibutuhkan: satu halaman per jenjang dan per jurusan, bukan satu halaman untuk semuanya
  • Dibutuhkan: biaya dan pengumuman yang bisa diperbarui tata usaha dari ponsel
  • Belum perlu: aplikasi orang tua dan ruang belajar buatan sendiri sebelum pengumuman rapi

Cara Metanotech mengerjakannya

Pekerjaan dimulai dari isi, bukan tampilan. Kami meminta profil sekolah beserta akreditasi dan NPSN, daftar jenjang atau jurusan, alur PPDB dengan tanggal gelombangnya, struktur biaya yang disetujui yayasan, daftar guru, dan foto kegiatan. Satu sekolah satu jenjang selesai sebagai company profile mulai Rp3.000.000 per tahun, 7 sampai 14 hari kerja, sampai 50 halaman.

Halaman PPDB tunggal cukup Landing Page mulai Rp2.000.000 per tahun, siap 3 sampai 5 hari kerja. Yayasan TK sampai SMA atau pesantren dengan beberapa unit memakai Website SEO mulai Rp5.000.000 per tahun sampai 150 halaman, sementara tagihan SPP, absensi, perpustakaan, dan nilai internal jadi modul aplikasi Rp5.000.000 per modul per tahun, tiap 5 modul Rp20.000.000.

Selama pengerjaan ada grup WhatsApp berisi tim kami, kepala sekolah, dan tata usaha, revisi tanpa batas satu tahun, hosting, SSL, dan server termasuk. Domain dibeli terpisah dan tetap atas nama sekolah atau yayasan. Kantor kami di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.

Paket Metanotech untuk kebutuhan sekolah dan yayasan

Paket Metanotech untuk kebutuhan sekolah dan yayasan
PaketCocok untukMulai per tahun
Landing PageHalaman PPDB satu gelombang, 1 halamanRp2.000.000, siap 3 sampai 5 hari kerja
Website Company ProfileSatu sekolah satu jenjang, profil dan PPDB, 50 halamanRp3.000.000, siap 7 sampai 14 hari kerja
Website SEOYayasan atau pesantren, satu halaman per jenjang, 150 halamanRp5.000.000
Modul AplikasiTagihan SPP, absensi, perpustakaan, nilai internalRp5.000.000 per modul, tiap 5 modul Rp20.000.000
Paket Bisnis BerjalanWebsite SEO ditambah 3 modul aplikasiRp20.000.000

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa biaya jasa pembuatan website sekolah?

Jasa pembuatan website sekolah mulai Rp3.000.000 per tahun untuk satu sekolah sampai 50 halaman, dan Website SEO mulai Rp5.000.000 per tahun untuk yayasan dengan beberapa jenjang. Hosting, SSL, server, dan revisi tanpa batas satu tahun termasuk, domain dibeli terpisah atas nama sekolah.

Berapa lama pembuatan website sekolah sampai siap dipakai PPDB?

Pengerjaan website company profile sekolah butuh 7 sampai 14 hari kerja setelah struktur biaya, tanggal gelombang PPDB, dan daftar jenjang kami terima. Halaman PPDB tunggal selesai 3 sampai 5 hari kerja, dan yang memperlambat biasanya menunggu angka biaya disetujui yayasan.

Kapan waktu terbaik membuat website sekolah?

Waktu terbaik membuat website sekolah adalah September sampai Desember, sebelum pertanyaan orang tua naik di awal tahun. Sekolah yang baru memulai di bulan Mei biasanya kehilangan separuh musim PPDB karena pengerjaan butuh 7 sampai 14 hari kerja ditambah waktu mengumpulkan isi.

Apakah pendaftaran PPDB bisa dibuka langsung dari website sekolah?

Pendaftaran PPDB bisa dibuka di website dengan unggahan akta, kartu keluarga, dan rapor dari kamera ponsel, pemilih tanggal untuk jadwal tes, serta nomor pendaftaran otomatis. Setiap pendaftar baru dikirim ke grup WhatsApp panitia supaya guru yang bertugas membacanya di hari yang sama.

Apakah biaya masuk sekolah sebaiknya ditulis di website?

Biaya masuk sebaiknya ditulis, minimal sebagai rentang per jenjang beserta keterangan apa yang sudah termasuk. Orang tua tetap bertukar angka di grup mereka sendiri, jadi menyembunyikan nominal hanya memindahkan pertanyaan yang sama ke tata usaha.

Apakah website sekolah bisa menggantikan Dapodik atau sistem nilai?

Dapodik adalah sistem milik pemerintah dan tetap diisi di tempatnya, jadi website sekolah tidak menggantikannya. Kebutuhan internal seperti tagihan SPP, absensi, perpustakaan, dan nilai dibangun sebagai modul aplikasi Rp5.000.000 per modul per tahun dengan server termasuk, tiap 5 modul Rp20.000.000.

Ceritakan kondisinya, kami balas dengan langkah konkret.

Konsultasi Gratis

Layanan lain yang berkaitan

Semua layanan