Seluruh usaha Anda menumpang di akun yang bukan milik Anda
Katalog ada di sorotan Instagram, harga dikirim lewat chat, dan pesanan dicatat di buku. Semuanya jalan sampai akunnya dibatasi, nomornya diblokir, atau algoritmanya berubah, dan tidak ada cadangan apa pun.
Pembeli bisa lihat produknya dan cara pesannya tanpa tanya dulu
Varian, berat, dan ketersediaan tertulis di halaman, jadi pesan yang masuk sudah berisi pesanan.
Pesan lewat WhatsApp
Keripik Singkong Original
500 gram
Keripik Singkong Pedas
500 gram
Keripik Pisang Manis
250 gram
Paket Campur
Tiga varian
Pembeli bisa lihat produknya dan cara pesannya tanpa tanya dulu
Pesan lewat WhatsApp
Pesanan masuk lengkap, tanpa tanya ulang
Kenapa ini terjadi
Hampir selalu bukan karena kurang usaha. Ini pola yang kami temui berulang.
Katalog cuma ada di media sosial
Produk diunggah per potong tanpa urutan. Pelanggan harus menggulir panjang untuk tahu apa saja yang dijual, dan harga sering sudah tidak berlaku.
Pertanyaan yang sama dijawab berulang
Harga, ongkir, stok, dan cara pesan ditanyakan puluhan kali sehari lewat chat. Waktu habis mengetik jawaban yang sama, bukan melayani yang benar-benar mau beli.
Tidak muncul saat orang mencari
Orang yang mencari produk Anda di mesin pencari tidak menemukan apa pun, karena yang Anda punya hanya akun media sosial yang tidak dirancang untuk ditemukan lewat pencarian.
Cara kami menyelesaikannya
01
Katalog yang bisa dikirim sebagai satu tautan
Seluruh produk tersusun rapi dengan harga dan stok terkini. Satu tautan menggantikan dua puluh tangkapan layar.
02
Pertanyaan umum dijawab di halaman
Ongkir, cara pesan, lama pengerjaan, dan cara pembayaran ditulis terbuka, jadi chat yang masuk tinggal yang benar-benar mau membeli.
03
Alamat yang Anda miliki sendiri
Nama domain dan isinya milik usaha Anda. Kalau satu kanal media sosial bermasalah, pelanggan tetap punya tempat untuk menemukan Anda.
04
Pesanan masuk lewat WhatsApp yang sudah terisi
Pelanggan menekan satu tombol dan pesan WhatsApp sudah berisi nama produk serta jumlahnya. Anda tidak perlu menebak maksudnya.
01
Katalog yang bisa dikirim sebagai satu tautan
Seluruh produk tersusun rapi dengan harga dan stok terkini. Satu tautan menggantikan dua puluh tangkapan layar.
02
Pertanyaan umum dijawab di halaman
Ongkir, cara pesan, lama pengerjaan, dan cara pembayaran ditulis terbuka, jadi chat yang masuk tinggal yang benar-benar mau membeli.
03
Alamat yang Anda miliki sendiri
Nama domain dan isinya milik usaha Anda. Kalau satu kanal media sosial bermasalah, pelanggan tetap punya tempat untuk menemukan Anda.
04
Pesanan masuk lewat WhatsApp yang sudah terisi
Pelanggan menekan satu tombol dan pesan WhatsApp sudah berisi nama produk serta jumlahnya. Anda tidak perlu menebak maksudnya.
Bentuk jadinya
Halaman yang dilihat calon pembeli, di layar besar dan di ponsel.
Yang ditunjuk di layar ini
Pesan lewat WhatsApp
Keripik Singkong Original
Keripik Singkong Pedas
Keripik Pisang Manis
keripik-contoh.co.id
Keripik ContohProdukCara PesanTentangKontak
Pembeli bisa lihat produknya dan cara pesannya tanpa tanya dulu
Varian, berat, dan ketersediaan tertulis di halaman, jadi pesan yang masuk sudah berisi pesanan.
Pesan lewat WhatsApp
Keripik Singkong Original
500 gram
Keripik Singkong Pedas
500 gram
Keripik Pisang Manis
250 gram
Paket Campur
Tiga varian
Pembeli bisa lihat produknya dan cara pesannya tanpa tanya dulu
Pesan lewat WhatsApp
Pesanan masuk lengkap, tanpa tanya ulang
Studi kasus
Produsen makanan ringan
Situasi
Seluruh penjualan lewat Instagram dan WhatsApp. Saat akun sempat dibatasi selama seminggu, pesanan berhenti total dan tidak ada daftar pelanggan yang tersimpan di luar aplikasi.
Yang dikerjakan
Dibangun katalog online dengan harga dan stok terkini, halaman yang menjawab pertanyaan ongkir dan cara pesan, serta tombol pesan yang mengisi WhatsApp dengan rincian produknya.
Hasil
Katalog bisa dikirim sebagai satu tautan
Chat yang masuk langsung menyebut produk dan jumlah
Usaha tetap bisa dihubungi saat media sosial bermasalah
Pertanyaan ongkir berulang berkurang jauh
Package
Pilih yang paling dekat dengan kondisi Anda. Scope final dirapikan di obrolan pertama.
First Website Package
Usaha Anda punya alamat sendiri yang bisa ditemukan dan dikirim, bukan menumpang di akun orang lain.
Untuk siapa
Usaha yang selama ini hanya berjualan lewat media sosial dan chat.
Yang Anda dapat
Katalog produk dengan harga dan stok terkini
Halaman yang menjawab ongkir, cara pesan, dan pembayaran
Yang menentukan bukan jumlah produknya, tapi apakah usaha Anda bisa ditemukan dan dihubungi saat media sosial bermasalah. Usaha dengan lima produk pun tetap kehilangan semuanya kalau satu-satunya pintu masuk adalah akun yang bisa dibatasi sewaktu-waktu.
Saya tidak bisa mengurus website.+
Selama satu tahun, perubahan isi seperti menambah produk, mengganti harga, atau memperbarui stok dikerjakan tim kami. Anda cukup mengirim pesan berisi apa yang perlu diubah.
Pelanggan saya lebih suka chat. Nanti websitenya sia-sia?+
Justru website dipakai untuk membuat chatnya lebih berguna. Pelanggan membaca katalog, harga, dan ongkir sendiri, lalu masuk ke chat dengan pesan yang sudah berisi produk dan jumlahnya. Chat tetap jadi tempat menutup penjualan.
Apakah nanti bisa dikembangkan jadi toko online penuh?+
Bisa, dan memang itu jalurnya. Katalog yang dibangun sekarang jadi dasar untuk menambah keranjang, pembayaran otomatis, dan hitung ongkir tanpa membangun ulang dari nol.