Metanotech Logo
Metanotech Logo

Ada rencana proyek? Mari diskusikan.

Hubungi Kami

Seluruh usaha Anda menumpang di akun yang bukan milik Anda

Katalog ada di sorotan Instagram, harga dikirim lewat chat, dan pesanan dicatat di buku. Semuanya jalan sampai akunnya dibatasi, nomornya diblokir, atau algoritmanya berubah, dan tidak ada cadangan apa pun.

Konsultasi Gratis

Kenapa ini terjadi

Hampir selalu bukan karena kurang usaha. Ini pola yang kami temui berulang.

Katalog cuma ada di media sosial

Produk diunggah per potong tanpa urutan. Pelanggan harus menggulir panjang untuk tahu apa saja yang dijual, dan harga sering sudah tidak berlaku.

Pertanyaan yang sama dijawab berulang

Harga, ongkir, stok, dan cara pesan ditanyakan puluhan kali sehari lewat chat. Waktu habis mengetik jawaban yang sama, bukan melayani yang benar-benar mau beli.

Tidak muncul saat orang mencari

Orang yang mencari produk Anda di mesin pencari tidak menemukan apa pun, karena yang Anda punya hanya akun media sosial yang tidak dirancang untuk ditemukan lewat pencarian.

Cara kami menyelesaikannya

  1. 01

    Katalog yang bisa dikirim sebagai satu tautan

    Seluruh produk tersusun rapi dengan harga dan stok terkini. Satu tautan menggantikan dua puluh tangkapan layar.

  2. 02

    Pertanyaan umum dijawab di halaman

    Ongkir, cara pesan, lama pengerjaan, dan cara pembayaran ditulis terbuka, jadi chat yang masuk tinggal yang benar-benar mau membeli.

  3. 03

    Alamat yang Anda miliki sendiri

    Nama domain dan isinya milik usaha Anda. Kalau satu kanal media sosial bermasalah, pelanggan tetap punya tempat untuk menemukan Anda.

  4. 04

    Pesanan masuk lewat WhatsApp yang sudah terisi

    Pelanggan menekan satu tombol dan pesan WhatsApp sudah berisi nama produk serta jumlahnya. Anda tidak perlu menebak maksudnya.

Bentuk jadinya

Halaman yang dilihat calon pembeli, di layar besar dan di ponsel.

Yang ditunjuk di layar ini

  • Pesan lewat WhatsApp
  • Keripik Singkong Original
  • Keripik Singkong Pedas
  • Keripik Pisang Manis

Studi kasus

Produsen makanan ringan

Situasi

Seluruh penjualan lewat Instagram dan WhatsApp. Saat akun sempat dibatasi selama seminggu, pesanan berhenti total dan tidak ada daftar pelanggan yang tersimpan di luar aplikasi.

Yang dikerjakan

Dibangun katalog online dengan harga dan stok terkini, halaman yang menjawab pertanyaan ongkir dan cara pesan, serta tombol pesan yang mengisi WhatsApp dengan rincian produknya.

Hasil

  • Katalog bisa dikirim sebagai satu tautan
  • Chat yang masuk langsung menyebut produk dan jumlah
  • Usaha tetap bisa dihubungi saat media sosial bermasalah
  • Pertanyaan ongkir berulang berkurang jauh

Package

Pilih yang paling dekat dengan kondisi Anda. Scope final dirapikan di obrolan pertama.

First Website Package

Usaha Anda punya alamat sendiri yang bisa ditemukan dan dikirim, bukan menumpang di akun orang lain.

Untuk siapa

Usaha yang selama ini hanya berjualan lewat media sosial dan chat.

Yang Anda dapat

  • Katalog produk dengan harga dan stok terkini
  • Halaman yang menjawab ongkir, cara pesan, dan pembayaran
  • Tombol pesan yang mengisi WhatsApp otomatis
  • Nama domain dan hosting satu tahun
  • Bebas update isi selama satu tahun
Konsultasi Gratis

Order Ready Package

Pelanggan bisa memesan dan membayar sendiri, tanpa menunggu Anda membalas chat.

Untuk siapa

Usaha yang pesanannya sudah terlalu banyak untuk dilayani satu per satu lewat chat.

Yang Anda dapat

  • Keranjang dan pembayaran otomatis
  • Hitung ongkir otomatis per wilayah
  • Daftar pesanan yang bisa dilihat dan diurutkan
  • Semua isi First Website Package
Konsultasi Gratis

Pertanyaan yang sering masuk

Produk saya cuma sedikit. Perlu website?

Yang menentukan bukan jumlah produknya, tapi apakah usaha Anda bisa ditemukan dan dihubungi saat media sosial bermasalah. Usaha dengan lima produk pun tetap kehilangan semuanya kalau satu-satunya pintu masuk adalah akun yang bisa dibatasi sewaktu-waktu.

Saya tidak bisa mengurus website.

Selama satu tahun, perubahan isi seperti menambah produk, mengganti harga, atau memperbarui stok dikerjakan tim kami. Anda cukup mengirim pesan berisi apa yang perlu diubah.

Pelanggan saya lebih suka chat. Nanti websitenya sia-sia?

Justru website dipakai untuk membuat chatnya lebih berguna. Pelanggan membaca katalog, harga, dan ongkir sendiri, lalu masuk ke chat dengan pesan yang sudah berisi produk dan jumlahnya. Chat tetap jadi tempat menutup penjualan.

Apakah nanti bisa dikembangkan jadi toko online penuh?

Bisa, dan memang itu jalurnya. Katalog yang dibangun sekarang jadi dasar untuk menambah keranjang, pembayaran otomatis, dan hitung ongkir tanpa membangun ulang dari nol.

Masalah yang sering datang bareng

Ceritakan kondisinya dulu

Tidak ada form panjang. Kirim satu pesan berisi kondisi sekarang, kami balas dengan langkah yang masuk akal untuk Anda, bukan penawaran massal.

Konsultasi Gratis