Percakapan yang hampir jadi order menghilang di riwayat chat
Minggu lalu ada yang menanyakan proyek besar. Tidak ada yang mencatat, tidak ada yang menindaklanjuti, dan sekarang tidak ada yang ingat nomornya. Chat bukan tempat menyimpan peluang, tapi di situlah semuanya terjadi.
Hampir selalu bukan karena kurang usaha. Ini pola yang kami temui berulang.
Peluang hanya ada di kepala satu orang
Percakapan terjadi di ponsel sales masing-masing. Kalau orangnya cuti, resign, atau sekadar lupa, peluangnya ikut hilang bersama riwayat chatnya.
Tindak lanjut bergantung ingatan
Tidak ada pengingat yang melekat pada percakapan. Yang ditindaklanjuti adalah yang kebetulan muncul lagi di layar, bukan yang paling bernilai.
Setelah deal, pengerjaannya tidak terlihat
Penjualan ditutup di chat, lalu pengerjaannya dilacak di tempat lain atau tidak sama sekali. Pelanggan menanyakan progres lewat chat yang sama dan tidak ada yang bisa menjawab cepat.
Cara kami menyelesaikannya
01
Percakapan jadi peluang yang tercatat
Chat yang menunjukkan minat dibuatkan catatan peluang dengan nilai perkiraan dan tahapnya, tanpa sales harus mengetik ulang.
02
Penawaran dibuat dari percakapan
Kebutuhan yang sudah disebut pelanggan di chat dipakai menyusun draf penawaran, yang lalu dikirim kembali ke percakapan yang sama.
03
Pengingat menempel pada peluangnya
Tiap peluang punya tindak lanjut berjadwal dengan penanggung jawab, jadi yang bernilai besar tidak kalah oleh yang kebetulan paling ramai.
04
Setelah deal, pengerjaan punya pelacaknya
Order yang disetujui langsung membentuk pekerjaan dengan tahapan dan tenggat, dan progresnya bisa dikirim ke pelanggan dari percakapan yang sama.
01
Percakapan jadi peluang yang tercatat
Chat yang menunjukkan minat dibuatkan catatan peluang dengan nilai perkiraan dan tahapnya, tanpa sales harus mengetik ulang.
02
Penawaran dibuat dari percakapan
Kebutuhan yang sudah disebut pelanggan di chat dipakai menyusun draf penawaran, yang lalu dikirim kembali ke percakapan yang sama.
03
Pengingat menempel pada peluangnya
Tiap peluang punya tindak lanjut berjadwal dengan penanggung jawab, jadi yang bernilai besar tidak kalah oleh yang kebetulan paling ramai.
04
Setelah deal, pengerjaan punya pelacaknya
Order yang disetujui langsung membentuk pekerjaan dengan tahapan dan tenggat, dan progresnya bisa dikirim ke pelanggan dari percakapan yang sama.
Bentuk jadinya
Gambaran antarmuka yang Anda pakai sehari-hari, bukan ilustrasi.
Yang ditunjuk di layar ini
Masuk
Penawaran
Dikerjakan
Jalur penjualan
Masuk12
Renovasi kantor cabang
Rp 180 jt · 2 hari
Pengadaan rak gudang
Rp 64 jt · 1 hari
Penawaran7
Fit out ruang pamer
Rp 420 jt · tindak lanjut hari ini
Perbaikan atap pabrik
Rp 95 jt · tindak lanjut besok
Dikerjakan5
Gudang distribusi timur
68% · tenggat 12 Nov
Kantor pusat lantai 3
41% · tenggat 28 Nov
Studi kasus
Kontraktor interior
Situasi
Seluruh percakapan penjualan terjadi di ponsel masing-masing sales. Peluang besar beberapa kali hilang karena tidak ada yang menindaklanjuti, dan progres pengerjaan ditanyakan lewat telepon ke mandor.
Yang dikerjakan
Percakapan yang menunjukkan minat dicatat sebagai peluang dengan nilainya, penawaran disusun dari kebutuhan yang sudah disebut, dan order yang disetujui membentuk pekerjaan dengan tahapan dan tenggat.
Hasil
Peluang tidak lagi hilang bersama ponsel satu orang
Tindak lanjut dijadwalkan, bukan diingat-ingat
Nilai jalur penjualan terlihat sebagai satu angka
Progres pengerjaan bisa dikirim tanpa menelepon mandor
Package
Pilih yang paling dekat dengan kondisi Anda. Scope final dirapikan di obrolan pertama.
Pipeline Package
Setiap percakapan yang bernilai punya catatan, nilai, dan tindak lanjut yang terjadwal.
Untuk siapa
Tim penjualan yang peluangnya masih tersimpan di riwayat chat masing-masing.
Yang Anda dapat
Pencatatan peluang dari percakapan masuk
Tahapan penjualan dengan nilai dan penanggung jawab
Pengingat tindak lanjut yang menempel di peluangnya
Itu pertimbangan yang wajar dan jadi batasan rancangannya. Sales tetap bekerja di WhatsApp; pencatatan terjadi di belakang layar dari percakapan yang sudah ada. Yang membuka aplikasi biasanya hanya yang butuh melihat jalur penjualan secara utuh.
Chat pribadi sales ikut terbaca?+
Tidak. Yang tersambung hanya nomor bisnis yang Anda tentukan, bukan akun pribadi. Percakapan di luar nomor itu tidak pernah masuk ke sistem.
Kami sudah punya CRM.+
Kalau CRM itu menyediakan jalan untuk menulis data dari luar, percakapan bisa disambungkan ke sana tanpa mengganti apa pun. Yang sering jadi soal bukan ketiadaan CRM, tapi CRM yang tidak pernah diisi karena pengisiannya manual.
Bisa dipakai tim yang tersebar di beberapa kota?+
Bisa. Peluang dan pekerjaan dibuka lewat browser dari mana saja, dan pembagian akses mengikuti peran serta wilayah, jadi tiap orang melihat bagian yang memang jadi tanggung jawabnya.