Metanotech Logo
Metanotech Logo

Ada rencana proyek? Mari diskusikan.

Hubungi Kami

Proyek selesai, lalu baru ketahuan ruginya di mana

Anggaran disusun di Excel, pembelian lewat WhatsApp, progres dicatat mandor di buku, dan penagihan menyusul belakangan. Tiap bagian benar sendiri-sendiri, tapi tidak ada satu tempat pun yang bisa menjawab berapa sisa anggaran proyek hari ini.

Konsultasi Gratis

Kenapa ini terjadi

Hampir selalu bukan karena kurang usaha. Ini pola yang kami temui berulang.

Anggaran dan realisasi hidup di dua tempat

Rencana anggaran biaya disusun sekali di awal, lalu pembelian berjalan di tempat lain. Membandingkan keduanya butuh pekerjaan manual, jadi perbandingannya cuma dilakukan saat proyek sudah mau tutup.

Pembelian terjadi tanpa persetujuan tercatat

Permintaan material dikirim lewat chat dan disetujui lisan. Saat ada selisih, tidak ada yang bisa menunjukkan siapa menyetujui apa dan pada harga berapa.

Penagihan tertinggal dari progres

Termin ditagih setelah ada yang ingat, bukan setelah progres mencapai syaratnya. Uang masuk terlambat padahal pekerjaannya sudah lama selesai.

Tiap proyek punya format catatannya sendiri

Proyek berbeda dicatat dengan susunan file berbeda oleh orang berbeda. Membandingkan performa antar proyek praktis mustahil.

Cara kami menyelesaikannya

  1. 01

    Anggaran jadi tulang punggung proyek

    Rencana anggaran dimasukkan sebagai baris pekerjaan. Tiap pembelian dan biaya menempel ke barisnya, jadi sisa anggaran terbaca kapan saja tanpa dihitung ulang.

  2. 02

    Permintaan, persetujuan, dan pembelian satu rangkaian

    Permintaan material dari lapangan jadi dokumen, disetujui di dokumen yang sama, lalu berubah jadi pesanan pembelian. Siapa menyetujui dan kapan tercatat sendiri.

  3. 03

    Termin tertagih mengikuti progres

    Begitu progres mencapai syarat termin, dokumen penagihan sudah siap dengan angkanya. Tidak perlu menunggu ada yang ingat.

  4. 04

    Satu bentuk untuk semua proyek

    Proyek baru memakai struktur yang sama, jadi margin, keterlambatan, dan penyebab pembengkakan bisa dibandingkan antar proyek.

Bentuk jadinya

Gambaran antarmuka yang Anda pakai sehari-hari, bukan ilustrasi.

Yang ditunjuk di layar ini

  • Draf
  • Berjalan
  • Serah terima
  • Tutup

Studi kasus

Kontraktor sipil

Situasi

Lima proyek berjalan bersamaan, masing-masing dengan file anggaran sendiri. Pembengkakan biaya baru terlihat saat proyek sudah serah terima, dan tidak ada yang bisa menunjuk penyebabnya.

Yang dikerjakan

Anggaran dipasang sebagai baris pekerjaan, permintaan material dari lapangan disambungkan ke persetujuan dan pesanan pembelian, dan penagihan termin dikaitkan ke progres.

Hasil

  • Sisa anggaran per proyek bisa dilihat harian
  • Pembelian punya jejak persetujuan yang bisa ditunjuk
  • Termin ditagih saat syaratnya terpenuhi
  • Performa antar proyek bisa dibandingkan

Package

Pilih yang paling dekat dengan kondisi Anda. Scope final dirapikan di obrolan pertama.

Project Control Package

Sisa anggaran tiap proyek terbaca hari ini, bukan setelah serah terima.

Untuk siapa

Kontraktor yang menjalankan beberapa proyek sekaligus dan baru tahu marginnya di akhir.

Yang Anda dapat

  • Anggaran proyek sebagai baris pekerjaan
  • Pencatatan biaya yang menempel ke barisnya
  • Progres per pekerjaan beserta sisa anggarannya
  • Perbandingan rencana dan realisasi yang selalu terbaru
Konsultasi Gratis

Procure to Pay Package

Permintaan material, persetujuan, pembelian, dan penagihan jadi satu rangkaian yang bisa ditelusuri.

Untuk siapa

Kontraktor yang pembeliannya masih berjalan lewat chat dan persetujuan lisan.

Yang Anda dapat

  • Permintaan material dari lapangan sebagai dokumen
  • Alur persetujuan berjenjang yang tercatat
  • Pesanan pembelian dan penerimaan barang
  • Penagihan termin yang mengikuti progres
  • Semua isi Project Control Package
Konsultasi Gratis

Pertanyaan yang sering masuk

Apa bedanya dengan ERP siap pakai?

ERP siap pakai memaksa cara kerja Anda mengikuti bentuk sistemnya, dan di konstruksi bentuk itu sering tidak cocok dengan cara termin, retensi, dan subkontraktor diatur di sini. Yang kami bangun mengikuti alur kerja Anda, dengan tampilan yang sama rapinya.

Mandor kami tidak terbiasa pakai aplikasi.

Bagian yang dipakai di lapangan sengaja dibuat sesedikit mungkin: mencatat progres dan mengajukan permintaan material, keduanya bisa dari ponsel dalam beberapa ketukan. Pekerjaan yang rumit tetap ada di kantor.

Data lama kami di Excel bagaimana?

Proyek yang sudah berjalan bisa dimasukkan sebagai saldo awal, jadi Anda tidak perlu memasukkan ulang riwayat sejak awal proyek. Proyek yang hampir selesai biasanya lebih baik dibiarkan selesai di cara lama.

Bisa dipakai untuk subkontraktor juga?

Bisa, dengan akses terbatas pada pekerjaan yang jadi bagiannya. Mereka mencatat progres dan mengajukan tagihan di tempat yang sama, sehingga pembayaran subkontraktor ikut masuk ke hitungan biaya proyek.

Masalah yang sering datang bareng

Ceritakan kondisinya dulu

Tidak ada form panjang. Kirim satu pesan berisi kondisi sekarang, kami balas dengan langkah yang masuk akal untuk Anda, bukan penawaran massal.

Konsultasi Gratis