Pelanggan pulang tanpa membeli, padahal barangnya ada di cabang sebelah
Tiap cabang mencatat stoknya sendiri. Kalau ukuran yang dicari habis, pramuniaga hanya bisa menebak atau menelepon satu per satu, dan sebagian besar memilih bilang stoknya kosong.
Hampir selalu bukan karena kurang usaha. Ini pola yang kami temui berulang.
Stok dihitung per cabang, bukan per perusahaan
Tiap cabang punya catatannya sendiri yang hanya akurat untuk dirinya. Tidak ada satu angka pun yang menjawab berapa total barang tertentu yang dimiliki perusahaan hari ini.
Perpindahan barang tidak tercatat rapi
Barang dipindah antar cabang lewat kurir dengan catatan seadanya. Saat barangnya tidak sampai, tidak jelas hilang di mana dan siapa yang bertanggung jawab.
Barang reject menumpuk tanpa status
Barang cacat, retur pelanggan, dan sampel disimpan di gudang yang sama dengan barang jual. Nilainya tetap terhitung sebagai persediaan padahal tidak bisa dijual.
Cara kami menyelesaikannya
01
Satu daftar barang, banyak lokasi
Barang dicatat sekali dan jumlahnya tersimpan per lokasi. Pramuniaga bisa melihat ketersediaan di semua cabang dari layar kasir.
02
Perpindahan sebagai dokumen berstatus
Pemindahan barang punya dokumen dengan status dikirim dan diterima, jadi barang yang sedang di jalan tetap terhitung dan selisihnya bisa ditelusuri.
03
Barang reject punya tempatnya sendiri
Barang cacat dan retur dipindahkan ke lokasi khusus dengan alasannya, sehingga tidak ikut terhitung sebagai barang siap jual dan nilainya bisa dinilai ulang.
04
Harga dan promo bisa berbeda per cabang
Harga dasar ditetapkan pusat, tapi cabang tertentu bisa punya harga atau promo sendiri tanpa memutus pencatatan stok.
01
Satu daftar barang, banyak lokasi
Barang dicatat sekali dan jumlahnya tersimpan per lokasi. Pramuniaga bisa melihat ketersediaan di semua cabang dari layar kasir.
02
Perpindahan sebagai dokumen berstatus
Pemindahan barang punya dokumen dengan status dikirim dan diterima, jadi barang yang sedang di jalan tetap terhitung dan selisihnya bisa ditelusuri.
03
Barang reject punya tempatnya sendiri
Barang cacat dan retur dipindahkan ke lokasi khusus dengan alasannya, sehingga tidak ikut terhitung sebagai barang siap jual dan nilainya bisa dinilai ulang.
04
Harga dan promo bisa berbeda per cabang
Harga dasar ditetapkan pusat, tapi cabang tertentu bisa punya harga atau promo sendiri tanpa memutus pencatatan stok.
Bentuk jadinya
Gambaran antarmuka yang Anda pakai sehari-hari, bukan ilustrasi.
Yang ditunjuk di layar ini
Barang
Cabang
Siap jual
Reject
Ketersediaan lintas cabang4 / 4
Barang
Cabang
Siap jual
Reject
Kemeja Linen · M
Pusat
14
1
Kemeja Linen · M
Cabang Selatan
6
0
Kemeja Linen · M
Cabang Timur
0
2
Kemeja Linen · L
Pusat
9
0
29 siap jual · 3 reject · 2 dalam perjalanan
Studi kasus
Ritel fashion
Situasi
Enam cabang dengan catatan stok masing-masing. Pramuniaga menelepon cabang lain untuk mengecek ukuran, dan barang reject disimpan bercampur sehingga nilainya tetap terhitung sebagai persediaan.
Yang dikerjakan
Daftar barang disatukan dengan jumlah per lokasi, perpindahan antar cabang dibuat berdokumen dengan status, dan lokasi khusus dibuat untuk barang reject beserta alasannya.
Hasil
Ketersediaan semua cabang terlihat dari layar kasir
Barang dalam perjalanan tidak lagi hilang dari hitungan
Nilai persediaan berhenti memasukkan barang reject
Penjualan lintas cabang bisa diselesaikan di tempat
Package
Pilih yang paling dekat dengan kondisi Anda. Scope final dirapikan di obrolan pertama.
Central Stock Package
Satu angka stok untuk seluruh perusahaan, terlihat dari cabang mana pun.
Untuk siapa
Ritel dengan beberapa cabang yang stoknya masih dihitung sendiri-sendiri.
Kasir tetap melayani penjualan saat koneksi putus dan menyusulkan datanya setelah tersambung. Yang memang butuh koneksi adalah melihat ketersediaan cabang lain, karena angkanya ada di tempat lain.
Kami punya ribuan kode barang dan varian.+
Jumlahnya tidak jadi masalah selama datanya bisa dipetakan. Barang dengan varian ukuran dan warna dicatat sebagai satu produk dengan varian, bukan ribuan produk terpisah, supaya pencarian di kasir tetap cepat.
Bisa menerima pesanan online sekalian?+
Bisa, dan itu memang alasan utama menyatukan stok. Toko online membaca angka stok yang sama dengan kasir, jadi barang yang baru terjual di cabang tidak lagi muncul sebagai tersedia di website.
Bagaimana dengan stok opname?+
Tetap dilakukan, tapi jadi pekerjaan mencocokkan, bukan menghitung dari nol. Selisih dicatat beserta alasannya di dokumen tersendiri sehingga pola kehilangan bisa dilihat antar periode.